Mungkin, dikala ini dan tahun depan dapat dibilang sebagai tahun politik sebab pemilihan presiden (pilpres) akan dilakukan pada 2019 akan datang budiariesetiadi.com/siapa-budi-arie-setiadi/. Hal ini yang mewujudkan sebagian orang menjadi penyokong salah satu kubu yang akan meniru pilpres akan datang . Seandainya berdiskusi perihal politik, karenanya kita tak dapat melupakan nama budi arie setiadi yang semenjak dahulu memang diketahui sebagai salah satu organisator yang aktif mengucapkan kebenaran dan berada pada kubu Joko Widodo atau umum disebut juga dengan Projo.

Untuk pasangannya di pilpres akan datang, Jokowi sudah menentukan KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden. Hal ini tak menyurutkan dukungan seorang Budi Arie Setiadi pada Joko Widodo. Menjadi penunjang Jokowi memang tak dia lakukan tanpa karena. Hal ini sebab dia mempunyai alasan tersendiri kenapa dia dengan lantang mensupport kubu Jokowi. Menurutnya ada sebagian alasan kenapa Jokowi semestinya didorong menjadi presiden kembali.

1. Menuturnya, masa pemerintahan Jokowi ialah masa di mana semuanya berprofesi dengan sepenuh hati untuk negeri dan rakyat, tak ada korupsi, kolusi dan nepotisme. Malahan juga tak membangun dinasi politik dan ekonomi. Ini yang menjadikannya sebagai penyokong loyal Jokowi malahan sampai kini. Terlepas dari siapa saja calon wakil presiden Jokowi, dia percaya bahwa performa jokowi konsisten pada daya kerja yang bermutu dan berada pada spot terbaik.

2. Dia malahan menganggap bahwa pengalamannya bekejra dengan Jokowi di jangka waktu pertama, dia mengamati dan mengalami secara lantas bagaimana pemerintahan Jokowi senantiasa tetap kepada daya kerjanya dan tak pernah lelah mengurus Negara. Jokowi yang tetap kepada kepemimpinannya dianggap bukan cuma terjadi ketika dia menjadi presiden di pada 2014-2019 akan datang, kwalitas Jokowi memang telah tampak semenjak menjadi walikota Solo sebagian tahun yang lalu.

3. Malahan, tak ada pihak yang dapat menemukan celah sedikitpun sekiranya Jokowi terlibat korupsi sepanjang masa pemerintahannya. Tak ada kasus korupsi sama sekali yang menimpa Jokowi atau pula keluarganya. Ini menciptakan Budi teguh kepada pendiriannya mendorong Jokowi dan dengan keras merespons sebagian kabar negative yang umumnya terjadi memasuki pilpres seperti ini.